Selasa, 05 Mei 2015

Teks Negosiasi



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ketemu lagi :’3 hha ^-^)/
Hari ini aku banyak posting tentang berbagai macam teks (padahal Cuma dua ._.)
Yap, kali ini aku akan posting tentang teks negosiasi.


Kalian pernah bernegosiasi? Aku yakin kebanyakan dari kalian pastih menjawab pernah. Karena teks negosiasi ini seringkali kita gunakan di kehidupan sehar-hari. Sepert jual beli, atau malah tawar menawar sesuatu kepada teman.
Teks negosiasi yang akan ku posting kali ini mengangkat topik ‘Jual Beli’. Aku akan memulainya dari kerangka teks negosiasi. Tahu kerangka dasar sebuah teks kan? Ya! Ada pembuka, isi, dan penutup.
Aku akan langsung memulai dengan contohnya. Dengan menggunakan dua orang tokoh, yaitu aku (Ardhia), dan Yuni.
1.       Pembukaan/Orientasi
Yuni datang ke rumah Ardhia.
2.       Isi
Ø  Permintaan
Yuni  ingin membeli toko milik Ardhia.
Ø  Pemenuhan
Ardhia tidak ingin menjual tokonya.
Ø  Penawaran
Yuni menawarkan harga yang tinggi. Akan tetapi, Ardhia tetap tidak ingin menjual tokonya. Lalu, Ardhia menawarkan toko temannya yang akan dijual.
Ø  Persetujuan
Yuni setuju dengan tawaran itu.
Ø  Pembelian
Ardhia memberikan alamat rumah temannya.
3.       Penutup
Yuni berterimakasih, lalu berpamitan.

Nah, itu adalah salah satu contoh kerangka teks negosiasi. Berikut ini adalah teks negosiasi berupa dialog.
1.       Pembukaan/Orientasi
Yuni: “Assalamu’alaikum.” (Mengetuk pintu rumah.)
Ardhia: “Wa’alaikum salam.” (Membuka pintu rumah.)
                “Ada perlu apa Bu?”
Yuni: “Ada yang perlu Saya bicarakan dengan Ibu Ardhia.”
Ardhia: “Oh baik Bu. Silahan masuk.” (Masuk ke rumah.)
2.       Isi
Ø  Permintaan
Yuni : “Saya ingin membeli toko Ibu.”
Ø  Pemenuhan
Ardhia: “Maaf Bu, tapi Saya tidak berencana untuk menjual toko itu.”
Ø  Penawaran
Yuni: “Bagaimana jika Saya langsung berikan uang mukanya Rp.100.000.000,-?”
Ardhia: “Maaf Bu. Saya tetap tidak akan menjual toko itu.”
Yuni: “Bagaimana jika Rp.150.000.000,-?”
Ardhia: “Eh? Itu… tapi, Saya benar-benar tidak akan menjual toko itu.”
Yuni: “Baiklah. Berapapun yang Ibu inginkan, Saya akan berikan.”
Ardhia: “Aduh Bu. Saya tidak bisa. Ah… bagaimana jika Ibu membelli toko teman Saya. Saya dengar dia akan menjual tokonya.”
Ø  Persetujuan
Yuni: “Benarkah? Kalau begitu, Saya minta alamat rumahnya.”
Ardhia: “Ini Bu, alamatnya.” (memberikan alamat rumahnya.)
Ø  Pembelian
Yuni: “Saya akan pergi kesana.”
Ardhia: “Itu bagus Bu.”
3.       Penutup
Yuni: “Terimakasih banyak Bu.”
Ardhia: “Sama-sama.”
Yuni: “Saya pergi dulu. Assalamu’alaikum.”
Ardhia: “Wala’aikum salam.”

Nah, itulah salah satu teks negosiasi yang berupa dialog. Semoga kalian dapat sedikit memahami tentang teks negosiasi setelah membaca postingan ini.
Terimakasih telah membaca postinngan ini sampai selesai \(^-^)/
Jangan bosan untuk berkunjung ke blog ku ya... >_^)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar