Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Ketemu lagi :’3 hha ^-^)/
Ketemu lagi :’3 hha ^-^)/
Hari ini aku
banyak posting tentang berbagai macam teks (padahal Cuma dua ._.)
Yap, kali ini aku akan posting tentang teks negosiasi.
Yap, kali ini aku akan posting tentang teks negosiasi.
Kalian pernah
bernegosiasi? Aku yakin kebanyakan dari kalian pastih menjawab pernah. Karena teks
negosiasi ini seringkali kita gunakan di kehidupan sehar-hari. Sepert jual
beli, atau malah tawar menawar sesuatu kepada teman.
Teks negosiasi
yang akan ku posting kali ini mengangkat topik ‘Jual Beli’. Aku akan memulainya
dari kerangka teks negosiasi. Tahu kerangka dasar sebuah teks kan? Ya! Ada pembuka,
isi, dan penutup.
Aku akan langsung
memulai dengan contohnya. Dengan menggunakan dua orang tokoh, yaitu aku
(Ardhia), dan Yuni.
1.
Pembukaan/Orientasi
Yuni datang ke rumah Ardhia.
2.
Isi
Ø
Permintaan
Yuni ingin
membeli toko milik Ardhia.
Ø
Pemenuhan
Ardhia tidak ingin menjual tokonya.
Ø
Penawaran
Yuni menawarkan harga yang tinggi. Akan tetapi, Ardhia
tetap tidak ingin menjual tokonya. Lalu, Ardhia menawarkan toko temannya yang
akan dijual.
Ø
Persetujuan
Yuni setuju dengan tawaran itu.
Ø
Pembelian
Ardhia memberikan alamat rumah temannya.
3.
Penutup
Yuni berterimakasih, lalu berpamitan.
Nah, itu adalah salah satu contoh kerangka
teks negosiasi. Berikut ini adalah teks negosiasi berupa dialog.
1.
Pembukaan/Orientasi
Yuni: “Assalamu’alaikum.” (Mengetuk pintu rumah.)
Ardhia: “Wa’alaikum salam.” (Membuka pintu rumah.)
“Ada
perlu apa Bu?”
Yuni: “Ada yang perlu Saya bicarakan
dengan Ibu Ardhia.”
Ardhia: “Oh baik Bu. Silahan masuk.”
(Masuk ke rumah.)
2.
Isi
Ø
Permintaan
Yuni : “Saya ingin membeli toko Ibu.”
Ø
Pemenuhan
Ardhia: “Maaf Bu, tapi Saya tidak berencana untuk
menjual toko itu.”
Ø
Penawaran
Yuni: “Bagaimana jika Saya langsung berikan uang mukanya
Rp.100.000.000,-?”
Ardhia: “Maaf Bu. Saya tetap tidak akan menjual toko itu.”
Yuni: “Bagaimana jika Rp.150.000.000,-?”
Ardhia: “Eh? Itu… tapi, Saya benar-benar tidak akan
menjual toko itu.”
Yuni: “Baiklah. Berapapun yang Ibu inginkan, Saya akan
berikan.”
Ardhia: “Aduh Bu. Saya tidak bisa. Ah… bagaimana jika
Ibu membelli toko teman Saya. Saya dengar dia akan menjual tokonya.”
Ø
Persetujuan
Yuni: “Benarkah? Kalau begitu, Saya minta alamat rumahnya.”
Ardhia: “Ini Bu, alamatnya.” (memberikan alamat rumahnya.)
Ø
Pembelian
Yuni: “Saya akan pergi kesana.”
Ardhia: “Itu bagus Bu.”
3.
Penutup
Yuni: “Terimakasih banyak Bu.”
Ardhia: “Sama-sama.”
Yuni: “Saya pergi dulu. Assalamu’alaikum.”
Ardhia: “Wala’aikum salam.”
Nah, itulah salah satu teks negosiasi yang
berupa dialog. Semoga kalian dapat sedikit memahami tentang teks negosiasi
setelah membaca postingan ini.
Terimakasih telah membaca postinngan ini
sampai selesai \(^-^)/
Jangan bosan untuk berkunjung ke blog ku ya...
>_^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar